HomeJendela IlmuInfo LainnyaBimbingan Teknis TIM Layanan Dukungan Psikososial
Thursday, 22 September 2016 02:22

Bimbingan Teknis TIM Layanan Dukungan Psikososial

Written by 
Rate this item
(0 votes)

 

 

Bogor (21/09) - Indonesia merupakan salah satu negara yang rentan terdampak bencana. Pemberian Dukungan Psikososial merupakan bentuk intervensi sosial yang saat ini menjadi fokus untuk dikembangkan dalam strategi pengurangan risiko bencana di Indonesia sebagaimana tertuang pada Undang - Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, khususnya Pasal 6 dan pasal 8 yang telah mengamanatkan bahwa tanggung jawab Pemerintah dan Pemerintah Daerah dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana.

 

 

 

Sebagai upaya untuk mempercepat ketersediaan dan keberadaan sumber daya manusia Tim Fasilitator Dukungan Psikososial di lingkungan Badan Pendidikan, Penelitian dan Penyuluhan Sosial (Badiklit Pensos) yang memiliki 6 (enam) Balai Besar Pendidikan dan Pelatihanan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) dan tersebar pada 6 wilayah regional di Indonesia serta Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial (STKS) Bandung maka Pusat Pengembangan Profesi Peksos dan Pensos sebagai Instansi Pengembangan Sumber Daya Manusia Kesejahteraan Sosial menyelenggarakan Kegiatan Bimbingan Teknis Tim Layanan Dukungan Psikososial yang diselenggarakan pada tanggal 20 – 24 September 2016 di Hotel The Sahira Bogor.

 

 


 

Kegiatan yang dibuka oleh Kepala Pusat Pengembangan Profesi Peksos dan Pensos “ Drs Manggana Lubis, M.Si “ itu diikuti oleh para Widyaiswara, Pekerja Sosial dan Pengelola Instalasi Laboratorium Pekerja Sosial yang berasal dari 6 wilayah regional BBPPKS serta para Dosen dari STKS ditambah dengan Penyuluh Sosial dari Pusat Pengembangan Profesi Peksos dan Pensos. Pada pelaksanaan kegiatan yang diselenggarakan selama 5 hari ini, para fasilitator yang berasal dari Jaringan Dukungan Layanan Psikososial Indonesia, Pusat Krisis Universitas Indonesia dan Fakultas Psikologi UNIKA menyampaikan materi tentang Bencana dan Layanan Dukungan Psikososial melalui Focus Group Discussion (FGD) dan Role Play Game. Setelah kegiatan Bimtek ini, para peserta diharapkan dapat menjadi tenaga pemberi layanan Dukungan Psikososial dan menjadi “Embrio” Fasilitator yang mampu melatih Tim Layanan Dukungan Psikososial dalam menangani korban bencana di lapangan/lokasi sesuai dengan wilayah satuan kerja masing-masing. Dalam penanganan korban bencana di lokasi keterkaitan baik secara internal maupun eksternal Tim Layanan Dukungan Psikososial diharapkan bekerja sama dengan Tim Layanan Dukungan Psikososial dari Direktorat PSKBA atau personil dari Dinas Sosial (Provinsi, Kab/Kota), LK3 serta Relawan (Tagana, Sahabat Tagana, PSM) dll. (Hasatama)

Read 890 times Last modified on Friday, 21 October 2016 07:01